CU BESI dan YTS Lakukan Pendas di Sei Gohong
May 12, 2012 by rokhmondonasis
Filed under Info Mitra dan Jaringan
Bertempat di rumah Agus, desa Sei Gohong, hari Sabtu dan Minggu tanggal 21 – 22 April dilaksanakan Pendidikan Dasar untuk masyarakat yang tinggal di desa Sei Gohong, Tangkiling. Pendas kali ini merupakan Pendas yang ketiga di Sei Gohong dan terlaksana sebagai bagian dari rangkaian kegiatan atas kerjasama yang dilakukan oleh CU Betang Asi dan Yayasan Tambuhak Sinta (YTS) yang areal kerjanya di daerah Tangkiling dan desa sekitar.
Pendas ini dihadiri oleh 25 orang peserta dari berbagai jenis pekerjaan dan agama. Menariknya dari Pendas ini, peserta semua bersuku Dayak, sehingga dalam memfasilitasi Pendas 2 hari, fasilitator menggunakan bahasa Dayak Ngaju.
Dari analisis sosial yang dilakukan, ternyata ada beberapa peserta yang pernah menabung di lembaga keuangan tertentu, yang ada tabungannya bukannya betambah, namun makin berkurang. Mereka baru tahu kalau ada yang namanya pajak atas bunga tabungan dan administrasi bulanan melalui Pendas ini. Bahkan ada peserta yang menyampaikan bahwa mereka pernah pinjam di lembaga keuangan tertentu, pinjaman mereka tertunggak selama beberapa bulan, padahal rutin membayar tiap bulan. Ketika ditelusuri di mana masalahnya, jawaban dari lembaga keuangan tersebut, pegawai yang mengurusnya berganti, jadi tidak punya data bahwa pinjaman sudah dibayar.
Ada juga peserta yang punya pinjaman di koperasi harian walau bayarnya ringan tiap hari, namun ini membuat gali lobang tutup lobang, karena keuntungan yang di dapat tidak sempat berputar untuk jadi tambahan modal karena dipakai untuk bayar pinjaman harian. Kadang kadang bila keuntungan sedikit, tidak cukup untuk bayar cicilan harian, akhirnya mengambil dari modal untuk membayarnya.
Penyakit sosial yang cukup memprihatinkan di Sei Gohong adalah anak-anak muda mulai kenal narkoba dan minuman keras. Ada yang mengancam akan membunuh orangtuanya atau membakar rumah jika mereka minta uang tidak diberi.
Melalui Pendas ini, peserta Pendas menyampaikan bahwa ketika dapat uang harus bijaksana menggunakannya dan pintar menabung, agar jika ada kesulitan keuangan di kemudian hari, dapat mengambil tabungan untuk mengatasinya.
Sumber: Sepmiwawalma, penggiat di CU Betang Asi
Sumber Gambar: http://www.enricosoekarno.com
Pendidikan Kader Rakyat Dasar (PKRD)
May 9, 2012 by rokhmondonasis
Filed under Info Mitra dan Jaringan
Sejak tanggal 2 hingga 5 Mei 2012 di Aula Bapelkes Palangka Raya WALHI Kalteng melaksanakan Kegiatan Pendidikan Kader Rakyat Dasar (PKRD). Dalam kegiatan selama 4 (empat) hari ini melibatkan peserta dari beberapa lembaga anggota WALHI Kalteng, organisasi mahasiswa, serta masyarakat dari Desa Biru Maju dari kabupaten Kotawaringin Timur.
Sambutan pada pembukaan kegiatan di sampaikan oleh Ario Rompas selaku direktur WALHI Kalteng. Disampaikannya bahwa “Kegiatan PKRD ini suatu kewajiban bagi WALHI untuk memberikan perluasan tentang ke-WALHI-an kepada para kader-kadernya yang fokus tentang pendidikan rakyat dan advokasi lingkungan,” kata Rio panggilan akrabnya.
Rio mengharapkan materi yang didapatkan dapat dipraktekkan di lapangan, agar menambah pengalaman peserta tentang gerakan rakyat. Dalam materi yang disampaikan, selain dari Rio di bantu oleh Fandy dan Aryo dari WALHI Kalteng, serta Ahmad, SH dari WALHI nasional.
Materi hari pertama di sampaikan oleh Ario Rompas dan Fandy, yang menyampaikan pengantar filsafat berisi membongkar alam pikir peserta, ke-WALHI-an dan politik agraria. Dilanjutkan pada hari yang kedua hingga hari terakhir dilanjutkan oleh Ahmad, SH dan Aryo yang banyak mengupas beberapa materi.
Salah satu bagian dari materi yang disampaikan adalah tentang gerakan massa demokrasi, Hak Asasi Manusia dan Demokrasi serta sejarah masyarakat Indonesia. Setelah penyampaian materi, peserta diajak untuk membuat suatu rencana tindak lanjut (RTL).
RTL ini akan menjadi langkah awal para peserta untuk mempraktekkan ilmu di masyarakat, yang sudah di dapatkan selama pendidikan tersebut.
Sumber: http://www.facebook.com/groups/114634411911190/doc/383069495067679/
Persiapan SPKPH ke Bridgestone
March 26, 2012 by rokhmondonasis
Filed under Info Mitra dan Jaringan
Pada tanggal 16 Maret 2012 di lantai-2 kantor TP BS CU Besi Sepang Kota, dilaksanakan Rapat SPK yang diikuti perwakilan dari beberapa kelompok SPK. Dari Lembaga Dayak Panarung (LDP) diwakili oleh Rokhmond Onasis dan Sandy.
Rapat tersebut membahas pengambilan bibit karet dari PT. Bridgestone yang ada di Kalimantan Selatan. Diketahui 2-3 hari sebelum rapat tersebut Kardinal selaku anggota kelompok SPK Penyang Hapakat telah menghubungi PT. Bridgestone yang telah menyampaikan bahwa mereka menanggapi usulan SPK tentang bantuan bibit karet.
Rapat tersebut dibuka oleh ketua SPK-Penyang Hapakat, Idal Diman kemudian dilanjutkan oleh Rokhmond Onasis yang memandu jalannya rapat. Dalam pertemuan ini juga membicarakan beberapa hal terkait tentang iuran anggota SPK yang ada di masing-masing kelompok. Dilanjutkan, penentuan orang-orang yang akan berangkat untuk pengambilan bibit karet, penentuan transportasi dan akomodasi bagi mereka yang berangkat.
Peserta yang hadir di rapat ini berjumlah 10 orang dan direncanakan bahwa keberangkatan pada tanggal 28 Maret dan kembali ke Sepang Kota pada tanggal 30 Maret 2012 dengan dana yang di ambil dari kas SPK PH dan dari bantuan lembaga mitra.
Sumber berita dan Foto: Sandi
Keterangan Foto: Idal Diman (berbaju coklat) memimpin rapat bersama anggota SPKPH lainnya.
LDP selenggarakan ToT SIYB
March 6, 2012 by rokhmondonasis
Filed under Info Mitra dan Jaringan
Bertempat di Training Center Redd+ jalan Yos Sudarso Palangka Raya, akhirnya usai sudah pelatihan untuk pelatih pelatihan kewirausahawan. Pelatihan selama 10 hari yang diprakarsai oleh ILO Jakarta dan LDP diikuti oleh 20 orang peserta yang tersaring dari 75 formulir pendaftaran yang masuk.
Training Of Trainers (ToT) Start & Improve Your Business (SIYB) ini terlaksana dari tanggal 20 Pebruari hingga 1 Maret 2012. Tema kegiatan kali ini adalah “Menyemaikan Mata Pencaharian Alternatif Guna Tata Kelola Sumber Daya Alam Lestari Bagi Pemangku Kepentingan di Kalimantan Tengah”.
Pembukaan dan penutupan kegiatan ini dilakukan oleh Amir Husein atas nama Kadiskop dan UKM propinsi Kalteng. Dalam sambutannya saat menutup acara pelatihan, Amir Husein mengatakan dengan rendahnya Sumber Daya Manusia (SDM), produktifitas yang kurang, pasar tenaga kerja yang rendah dan tuntutan kompetensi yang tinggi maka pelatihan-pelatihan perlu di lakukan.
Irham Ali Saefudin sebagai Program Officer ILO di Jakarta saat acara penutupan juga mengungkapkan rasa bangganya karena pemerintah dan lembaga non pemerintah (baca NGO) dapat duduk bersama untuk memajukan perekonomian di Indonesia.
Ia berharap akan ada master trainer di Kalteng setelah pelatihan SIYB. Irham menyampaikan bahwa ada jenjang karir secara nasional dan internasional, peluangnya cukup besar karena hanya ada 3 master trainer di Indonesia.
Secara simbolis penyerahan sertifikat pelatihan di sampaikan oleh Amir Husein kepada Wulan dan Manik. Adapun ke 20 peserta yang mengikuti pelatihan adalah sebagai berikut: Mastuati dari Lembaga Bawi Dayak Panarung, Firman Rizki dari BDS Usaha Meubeul Mandiri, Drs. Manuala Manik dari Balai Pengembangan Produktifitas, Nawawi, SE dari BDS Praye, Marchony dari Lembaga Dayak Panarung, Kusatrisnilisnatalis, SE, S.Sos dari Komisi Pemilihan Umum / BPPAKB, Rokhmond Onasis dari Lembaga Dayak Panarung.
Selanjutnya, Intan dari Lembaga Pendidikan & Pemberdayaan Masyarakat, Karolina Pratiwi dari Lembaga Bawi Dayak Panarung, Dra. Kuntep Berkat Asi, M.Ed dari Kesbang Pol dan Linmas, Luh Putu Muliayani Handayani dari Lembaga Pendidikan & Pemberdayaan Masyarakat, Nenny Yepriana, A. Md dari Disnakertrans Kota Palangkaraya, Joenathan Raymond Rocky dari Yayasan HMBI, Harry Christanto, ST dari UPTD – BLK Palangkaraya, Theresia Indrani Pratiwi dari JPIC SVD, Rita Sarlawa dan Sri Wulan dari Kopdit CU Betang Asi.
Secara umum materi yang disampaikan selama 10 hari mencakup: pengenalan Game-1, pengenalan program, memasarkan program, pengenalan modul, prinsip pembelajaran orang dewasa, metode pelatihan partisipatif, seleksi peserta pelatihan, menggunakan alat bantu pelatihan yang efektif, pengenalan game-2, presentasi yang efektif, analisis kebutuhan pelatihan dan desain pelatihan, mengembangkan rencana sesi pelatihan, implementasi pelatihan, menghitung biaya retail dan manufacture.
5 hari sebelumnya peserta di sampaikan program SIYB dan metode-metode yang digunakan. Kemudian 5 hari berkutnya peserta mempraktekkan materi yang sudah disampaikan secara tandem. Masing-masing pasangan mendapatkan materi yang sudah akan dibawakan secara berurutan yaitu karekteristik seorang pengusaha, mengembangkan ide bisnis, game bisnis SIYB-1, riset pasar, bauran pemasaran, game bisnis SIYB-22, penentuan biaya produl/ jasa, penentuan biaya ritel, rencana keuangan penjualan dan biaya dan rencana keuangan arus kas.
Diakhir kegiatan peserta diminta berkumpul berdasarkan lembaga/ instansi yang mengutusnya untuk membuat rencana tindak lanjut, berdasarkan RTL inilah akan di nilai sejauh mana dampak pelatihan yang telah dilaksanakan dapat berjalan dengan baik.
Mari bangkit usahawan-usahawan muda di Kalimantan Tengah, bersama SIYB kita perkuat dan kembangkan potensi yang ada!
Sumber Berita: http://www.facebook.com/groups/114634411911190/doc/341669152541047/ (Facebook Lembaga Dayak Panarung)
Keterangan Foto: Manik dan Wulan, perwakilan peserta yang menerima sertifikat.
Akhirnya, KPD Tilung Buka Lagi
February 2, 2012 by rokhmondonasis
Filed under Info Mitra dan Jaringan
Kurang dari 100 hari sejak dibuka kembali KPD Rajawali, akhirnya KPD Tilung di buka juga. Percikan air suci yang dilakukan oleh Pastor Subandi, Pr membasahi lantai dan ruangan dari KPD Tilung.
Acara ini merupakan rangkaian peresmian tersebut yang dilaksanakan pada Kamis, 26 Januari 2012 sejak pukul 09.00-10.00 WIB. Sekitar 30 orang turut menghadiri peresmian ini. Nampak dari manajemen CU Betang Asi Ethos HL, Leani dan lainnya. Juga dari pengurus, penasehat KPD, tamu dari bank BTN, bank Mega, dealer Honda dan Kawasaki.
Acara diawali dengan doa selanjutnya sambutan dari GM CU Betang Asi, sekaligus penanggung jawab operasional KPD Kalteng. Ethos HL, menyampaikan harapannya agar KPD dapat lebih maju lagi, manajemen lebih baik. Ke depan akan dijajaki kartu kredit khusus untuk KPD sehingga dapat berbelanja. Terkait tawaran dari pihak lembaga keuangan lain untuk melakukan kartu gesek untuk dapat berbelanja dengan mudah akan di dicoba, jelas Ethos.
Selanjutnya Rita, sebagai MC mempersilahkan pengurus CU Betang Asi untuk menyampaikan sambutan. Ambu Naptamis yang mewakili pengurus menyampaikan keinginan belajar seperti orang Cina. Jangan yang hanya bermata sipit saja bisa berdagang, orang Dayak juga mesti bisa, ungkapnya.
Ambu juga mengingatkan agar tidak melupakan sejarah ketika bersama-sama mendirikan CU dan KPD. “Kita harus tetap berjuang dan jangan melupakan pendiri-pendiri CU dan KPD yang sudah ada, misalnya Pak Amu, karena beliau sebagai dasar yang mendirikan gerakan ini,” jelas Ambu dengan mata berkaca-kaca.
Setelah Ambu menyampaikan sambutan penggutingan pita untuk memasuki swalayan yang terletak di jalan Tamanggung Tilung nomor 155 Palangka Raya ini dilakukan oleh TT. Suling selaku penasehat di CU dan KPD Kalteng.
Acara ditutup dengan ramah tamah dan menyantap makanan ringan yang disediakan panitia. Sebagai anggota dan calon anggota sudah kewajiban kita untuk memajukan lembaga bisnis (baca KPD) dengan berbelanja secara teratur di tempat ini.
KPD, pilihan cerdas, belanja puas!
Sumber berita: Sandi dan Nataline
Sumber foto: http://i44.tinypic.com/35ivu2u.jpg
Lokakarya & Pelatihan Instrument HAM dalam Mendorong Keadilan Iklim
December 15, 2011 by rokhmondonasis
Filed under Info Mitra dan Jaringan
Sedikitnya 17 orang terlibat aktif dalam pelatihan dan lokakarya dan pelatihan “instrument HAM dalam mendorong keadilan iklim”. Pelatihan ini selenggarakan oleh Wahana Lingkungan Hidup Kalimantan Tengah (Walhi Kalteng) dan didukung oleh HuMa dan Rain Forest Foundation.
Selama 4 hari (10-13/12) kegiatan dibuat menjadi satu paket. Hari pertama untuk Lokakarya dilaksanakan di ruang keruing hotel Luwansa Palangka Raya pada Sabtu, 10 Desember 2011. Sedangkan hari kedua, ketiga dan keempat kegiatan pelatihan dilaksanakan di ruang pertemuan Batu Banama hotel Batu Suli Palangka Raya.
Peserta yang mengikuti lokakarya pada hari pertama dari dinas kehutanan, NGO-NGO yang ada di Palangka Raya, mahasiswa, perwakilan masyarakat dari wilayah Kotawaringin Timur, Kapuas dan Katingan. Lokakarya di bagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama sebagai moderator di lakukan oleh Arie Rompas dengan pembicaranya adalah Lilik Siregar dari komisioner Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban membawakan materi “Peran Strategis LPSK dalam Pemberian Lingkungan dan Bantuan Bagi Saksi dan Korban”.
Pembicara kedua adalah Teguh Surya dari eksekutif nasional Walhi sebagai kepala departemen hubungan internasional dan keadilan iklim yang mengupas “konsepsi keadilan iklim dalam menjamin keberlangsungan antar generasi” lebih jauh Teguh juga mempertegas perjuangan Walhi dalam keadilan iklim yang di prioritaskan pada HELP kependekan dari Human Security, Ecology Charge, Land Rights dan Production dan Consumption.
Sedangkan sesi kedua dipandu oleh Mariati ‘Iyut’ Niun dengan pembicara pertama dari Emil Ola Kleden dari yayasan Pusaka dan pembicara kedua dari Sentot Setyasiswanto dari Pontianak Institut. Emil mengungkapkan bahwa dominan masyarakat Indonesia adalah petani namun ironisnya petani kita tidak mempunyai tanah sebagai lahan produksi, jika pun ada itu tidak lebih dari 1,5ha saja.
Terkait perlindungan HAM, Sentot memaparkan materi “Perlindungan Iklim dan Perlindungan Hak Asasi Manusia” dengan sub judul catatan penting penggunaan berbasis hak dalam proyek-proyek penanggulangan dampak perubahan iklim.
Catatan lainnya Sentot menjelaskan, beberapa bentuk pelaksaanaan dalam perlindungan HAM adalah memastikan keseteraan gender, mengundang dan melibatkan badan-badan HAM untuk membantu mengintegrasikan hak asasi ke dalam program penanggulangan dampak perubahan iklim misalnya komnas HAM, komnas perempuan, Komnas Anak dan lainnya. Kegiatan lainnya adalah menyelenggarakan pelatihan-pelatihan HAM bagi pejabat dan pegawai pemerintah di tingkat nasional dan local secara berkala.
Sementara itu, di tempat yang berbeda output dari pelatihan yang dilaksanakan Arie Rompas selaku direktur eksekutif Walhi Kalteng akan menghasilkan kriteria dan indikator local tentang keadilan iklim, adanya mekanisme laporan dan meningkatkan pengorganisasian kelompok kerja pemantauan.
Fasilitator yang memandu kegiatan pelatihan selama 3 hari adalah Sentot. Secara aktif pria berambut gondrong ini membawa peserta diskusi dan memberikan pendapat-pendapat dan pengetahuan yang dimiliki secara bergantian. Sentot dibantu Iyut untuk menuliskan dan membawa peserta terlibat secara penuh.
Di akhir kegiatan menghasilkan POKJA yang orangnya dipilih dari peserta selama 3 hari dan bertugas untuk merapikan dokumen sebagai bahan advokasi keadilan iklim di tahun 2012. Komposisi orang di POKJA adalah dari Lembaga Dayak Panarung (LDP), PD-AMAN Kota, Yayasan Cakrawala Indonesia (YCI), POKKER-SHK, BEM-UNPAR, MAPALA Comodo-UNPAR.
Keterangan Foto: Sentot Setyasiswanto sebagai fasilitator pelatihan
Sumber Foto: Rokhmond Onasis
Grand Opening KPD-Rajawali
October 31, 2011 by rokhmondonasis
Filed under Info Mitra dan Jaringan
Dua puluh enam Oktober dua ribu sebelas merupakan hari bersejarah (kembali) bagi Koperasi Persekutuan Dayak (KPD) Kalteng. Ini terjadi karena dibukanya kembali KPD Swalayan di jalan Rajawali setelah sempat tidak buka selama beberapa bulan.
Dalam sambutannya Pengurus KPD Kalteng yang baru, menyampaikan harapan dan doanya. Dr. Amu Lanu A. Lingu, SE, M.Si mengatakan CU dan KPD adalah satu mata uang dengan sisi yang berbeda.
Berikut salinan sambutan Amu Lanu saat grand opening di KPD swalayan di jalan Rajawali Palangka Raya:
Hari ini merupakan grand opening yang merupakan rangkaian kegiatan KPD ini setelah kurang lebih 4 bulan mengalami stagnasi. Kenapa stagnasi, karena kami melakukan reevaluasi dan harus melakukan tindakan restrukturisasi dan reorganisasi. Dua hal itu yang harus dijalankan dan sekarang KPD itu ex officio ber sama-sama dengan credit union.
Jadi, memang ini boleh dibilang caretaker, tetapi ini yang harus dijelaskan karena modal kerjanya banyak dibantu oleh credit union. Oleh karena itu modal itu yang secara alami memang untuk control supaya uang itu bisa berputar dengan efektif dan kembali dengan efektif, karena anggota KPD juga anggota credit union dan credit union menanam penyertaan modalnya di KPD.
Latar belakang inilah maka manajemennya ex officio sementara ini langsung Credit Union Betang Asi ber sama-sama dengan Credit Union Sumber Rejeki biar Bapak/ Ibu dan masyarakat mengetahui. Kalau dulu masih terpisah sekarang dia satu kesatuan tetapi berbeda badan hukum. Satu keputusan berbeda rumah, karena memang seperti itulah model yang kita pakai karena secara hukum di Indonesia memang seperti itu. CU tetap berjalan di bidang financial, KPD bidang real ekonomi.
Harapannya ke depan bukan hanya KPD saja yang kita kembangkan, mudah-mudahan sector usaha lain kita garap mungkin sector perhotelankah, atau sector industry lainkah tetapi badan hukumnya KPD bukan CU, tapi CU dan KPD seperti satu keping mata uang yang sebelahnya berlainan, tetapi dia tetap satu mata uang. Jadi KPD dan CU satu mata uang, berbeda gambar, gambar satu KPD berbadan hukum KPD, gambar sebelah gambar CU badan hukum CU, begitu agar Bapak/ Ibu bisa memahaminya.
Jadi saya mengajak pada seluruh anggota CU lewat Pastor, Suster, dan Pendeta silahkan kita berbelanja di KPD ini dan kita yakin dia tidak akan stagnasi lagi karena didoakan oleh Pastor dan Suster hari ini. Kita akan tetap mempertahankannya dan kita sudah punya gedung tersendiri di jalan Tilung. Rencananya setelah ini dibuka selama sebulan setelah ini baru kita opening lagi di sana.
Mohon doa restu dari kita semua ini berjalan secara alami tetapi KPD ini sifatnya kompetitif di dunia usahanya, oleh karena itu kekuatan kita ada di anggota dan harga kita taruh bersaing, pokoknya lebih rendah dari saingan kita karena kita sifatnya melayani anggota dan kita berusaha mengaktifkannya dan berusaha juga akan membayar dividen, tidak seperti dulu lagi.
Jadi dalam satu tahun kita hitung dividen di dalam RAT nanti, persis seperti CU kita kelola, itu yang bisa kami sampaikan terima kasih atas perhatiannya dan terima kasih juga kepada penanggung jawab dan panitia yang menyiapkan kegiatan ini semoga apa yang kita kerjakan bersama ini mendapat berkat dan diberkati oleh Tuhan sepanjang umur hidup kita, Tuhan memberkati.
Keterangan gambar: Amu Lanu mendampingi Pastor Subandi, Pr melakukan pemberkatan dengan air suci.
Sumber foto: Rokhmond Onasis
Pelatihan Manajemen Kearsipan dan Kesekretariatan
September 16, 2011 by rokhmondonasis
Filed under Info Mitra dan Jaringan
Bertempat di meeting room hotel Dandang Tingang Palangka Raya sebanyak 36 orang berkumpul untuk melakukan Pelatihan Manajemen Kearsipan dan Kesekretariatan. Pelatihan kali ini di ikuti oleh CU Betang Asi, Remaung Kecubung, Sumber Rejeki di wilayah Kalimantan Tengah. Sedangkan CU Daya Lestari, Petemai Urip, Sempekat Ningkah Olo dan Femung Pebaya dari Kalimantan Timur.
Dari CU Betang Asi pesertanya, Esti V.K, Valentinus Jeghau, Thomas Fajar, Erwin F. Mahin, Dessy Nataliati, Memeiliana, Yuliasarly S.Taget, Lili Rusani, Lolie, Asep Nana Sumpena, Ellia Sujiyono, Bernandus Hendy, Herie U. Daud, Ezra Mardoni Lewi, Junaidi, Rama, David Dibiciang, A. Udasco dan Ernesto Kardinal.
Dari CU Remaung Kecubung pesertanya, Ijas, Hertiati dan Muhammad Irwanto. Sedangkan dari Sumber Rejeki adalah Mistal, Desi B. Purnama, Plasida Miraja, Kardius, Juliani, SE, Mardianto, Tri Rahayu Damayanti dan Vera Demayni.
Tidak ketinggalan dari CU Petemai Urip adalah Markus Jalung dan Lusiana Kavung juga dari CU Sempekat Ningkah Olo diikuti Silvia Ristha Anggraini serta Endang Fitriani. Peserta dari CU Daya Lestari diikuti Yulius Dia Ding dan CU Femung Pebaya adalah Minarni.
Selama 4 hari (12-15/9), pelatihan ini digagas oleh BKCUK DO Kalteng dan Kaltim yang difasilitasi oleh Sesilia Seli dan V. Budi Astuti. Menurut Astuti pelatihan ini dilatarbelakangi belum ada penanganan mengenai kearsipan di CU, dimulai dari mengurus surat masuk, surat keluar, penyimpanan arsip.
“Karena kalau kita lihat makin lama berkas-berkas ini semakin banyak dan selama ini belum system yang mengatur tenaga untuk kearsipan. Jadi pelatihan ini diadakan supaya di CU mempunyai satu system untuk mengatur arsip agar aman, ketika di cari dapat cepat ditemukan, dihindari untuk hilang atau rusak,” jelasnya.
Terkait di bidang kesekretariatan, dari pengamatan penulis sebagai fasilitator Sesilia Seli menyampaikan penulisan secara baik dan benar mengenai nama bulan, penjelasan surat-surat dan pengertian dari istilah-istilah yang sering dipakai di perkantoran.
Diharapkan staf atau mereka yang berkecimpung dalam bidang kesekretariatan dan kearsipan bisa lebih paham dan juga punya pengetahuan tentang arsip itu sendiri dan bagaimana penanganannya, tutup Astuti kepada penulis.
Keterangan foto: Ibu Seli sedang menjelaskan jenis-jenis surat
Sumber: Rokhmond Onasis
Pelatihan Master Trainer dan Community Organizer
September 13, 2011 by rokhmondonasis
Filed under Info Mitra dan Jaringan
Sebanyak 25 penggiat CU di Kalimantan Tengah berkumpul mengikuti pelatihan pelatihan master trainer dan community organizer. Acara ini dibuka secara resmi oleh pengurus BKCUK yang diwakili oleh Amu Lanu. Kegiatan ini menggunakan 2 tempat, pada hari pertama dan kedua di Aula Batimur dan pada hari ketiga dan keempat di lakukan di meeting room hotel Dandang Tingang Palangka Raya.
Menurut kepala District Office Kalteng dan Kaltim BKCUK Albert Chong, peserta pelatihan disiapkan untuk mempersiapkan para aktivis cu, kelompok inti, maupun orang-orang yang terlibat dalam pendidikan terhadap anggota
Pelatihan yang difasilitasi oleh Laurensius Salem dan Sesilia Seli dari BKCUK dilaksanakan dari tanggal 7-10 September 2011. Laurensius Salem yang lebih akrab di panggil Salem adalah alumni development education yang dilaksanakan oleh ACCU, Bangkok. Sedangkan Sesilia Seli adalah ketua pengurus CU KB.
Peserta pelatihan semuanya dari CU Betang Asi yaitu, Batuah, Gapuri, Lenco, Carda Kalvin, Darwis Nggasi, Heri Agus, Martianus, Fitriani, S.Pd.K, Carles B. Kanta, Epetani Kulon, Berce Van Houten, Harry Adthama, Saefudin Muthohar, Frind Imanuel, Johanis Enas, Duyan J. Anggen, Fripaul, Endang Hariadi, Yulius Langkah D, Simpei, Sr. M. Natalia, Sria Nurani Leong, Sri Murti, Hero dan Erina Supratinopa.
Sumber foto: Rokhmond Onasis
Pelatihan Member Relationship Management (MRM)
July 13, 2011 by yepta
Filed under Info Mitra dan Jaringan
Badan Koordinasi Credit Union (BKCU) Kalimantan sebagai induk koperasi kredit primer, pada tanggal 23 s.d. 25 Juni 2011 bertempat di Hotel Global Palangka Raya – Kalimantan Tengah mengadakan pelatihan Member Relationship Management (MRM) bagi anggotanya.
Pelatihan ini bertujuan untuk menjelaskan kembali konsep standar layanan Frontliner. Pelayanan pelanggan yang bermutu merupakan kunci sukses dan dasar untuk membangun keberhasilan dan keuntungan bagi gerakan Credit Union.
Fasilitator yang memfasilitasi felatihan MRM tersebut adalah Bapak F.X. Ari Setiawan, Manager Pelatihan & HLN Induk Koperasi Kredit (INKOPDIT) Jakarta. Adapun materi-materi yang disampaikan oleh fasilitator dalam pelatihan tersebut antara lain :
- Konsep Service Axcellence
- Standar layanan Security
- Standar layanan teller/kasir
- Standar layanan Cotumer Service
- Handling complain
- Standar layanan telepon.
Sebagai salah satu CU primer dibawah koordinasi BKCU Kalimantan, CU Betang Asi dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggotanya, mengirimkan 19 orang staf/manajemen perwakilan dari semua kantor pelayanan CU Betang Asi untuk mengikuti pelatihan MRM tersebut.


