KUNJUNGAN MENTERI NEGARA KOPERASI DAN UKM KE CU BETANG ASI

October 21, 2010 by  
Filed under Info Credit Union, Profil Mitra Kerja

DALAM RANGKA KUNJUNGAN KERJA KE KALIMANTAN TENGAH

Senin, 18 Oktober 2010 merupakan salah satu bagian yang bersejarah bagi Credit Union (CU) Betang Asi.  Pada hari itu CU Betang Asi mendapat kunjungan dari Menteri Negara Koperasi dan UKM Republik Indonesia Dr. Syarifuddin Hasan.

Kunjungan Menteri Negara Koperasi dan UKM Republik Indonesia didampingi oleh Assiten Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Drs. Hardy Rampay, M. Si. dan Deputi VI Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha DR. Ir. Choirul Djamhari, M. Sc. beserta dengan rombongan.

Rombongan Menteri Negara Koperasi dan UKM diterima langsung oleh Ketua Dewan Pengurus Dr. Amu Lanu A. Lingu, SE., M. Si. beserta anggota Dewan Pengurus, Badan Pengawas, dan Manajemen CU Betang Asi.

Ketua Dewan Pengurus CU Betang Asi dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kedatangan menteri beserta rombongan ke CU Betang Asi sangat mengejutkan dan menimbulkan rasa terharu bercampur cemas.  Karena kunjungan yang dilakukan menteri merupakan kunjungan yang pertama kalinya untuk KOPDIT CU Primer di lingkungan PUSKOPDIT BKCU Kalimantan.

Dibawah ini merupakan isi sambutan dari Ketua Dewan Pengurus CU Betang Asi, Dr. Amu Lanu A. Lingu, SE., M. Si. dalam rangka acara kunjungan kerja Menteri Negara Koperasi dan UKM :

Yang terhormat:

1. Bapak Menteri Koperasi dan UKM beserta rombongan;

2. Bapak Wakil Gubernur Kalimantan Tengah;

3. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kalimantan Tengah;

4. Bapak/Ibu Anggota KOPDIT Credit Union Betang Asi;

5. Pengurus, Pengawas, Manajemen KOPDIT Credit Union Betang Asi.

Selamat Pagi dan Salam Sejahtera bagi kita semua.

Dengan rasa gembira patut kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena kita dapat berkumpul di tempat ini diberikan kekuatan, kesehatan oleh RakhmatNya untuk dapat menghadiri acara kunjungan kerja bapak Menteri Koperasi UKM di gedung kantor pusat KOPDIT CU Betang Asi.

Suatu kehormatan bagi keluarga besar KOPDIT Credit Union Betang Asi dan seluruh KOPDIT Credit Union primer anggota PUSKOPDIT BKCU Kalimantan atas perkenannya bapak Menteri beserta rombongan berkunjung di tempat ini. Untuk itu kami ucapkan selamat datang di Bumi Tambun Bungai. ”Handep Hapakat Sewut Batarung” artinya, kedatangan bapak menteri beserta rombongan sudah diketahui secara meluas bagaikan sinar kilat bersama petir menjujung semangat bermusyawarah untuk kebaikan bersama. Demikian makna dari slogan KOPDIT CU. Betang Asi.

Bapak Menteri dan hadirin sekalian yang saya hormati,

Kedatangan bapak menteri beserta rombongan ke kantor pusat KOPDIT CU. Betang Asi sangat mengejutkan dan menimbulkan rasa terharu bercampur cemas bagi seluruh pengurus, pengawas, manajemen dan anggota. Rasa terharu karena tidak terbayangkan oleh kami semua, bahwa bapak menteri bisa menengok kami yang masyarakat kecil ini, tapi pikiran lain terlitas profil bapak menteri melalui berbagai sambutan yang terpublikasikan diberbagai media bahkan yang terkesan sambutan bapak pada majalah Batavia Air tentang SMESCO promosi produk yang berkualitas hasil karya anak bangsa…..! kalau demikian sangat mungkin bapak menteri bisa datang. Rasa cemas menghantui kami karena terlintas bermacam-macam dalam pikiran termasuk bentuk penyambutannya bagaimana ? Karena di lingkungan PUSKOPDIT BKCU Kalimantan, KOPDIT CU primer tidak pernah mendapat kunjungan oleh Bapak Menteri langsung baru hari ini dan yang pertama kali. Bahkan pemberitahuan resmi dari Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kalimanan Tengah baru hari Sabtu, 16 Oktober 2010 sekitar pukul 11.15 WIB. Setiap hari Sabtu kantor KOPDIT CU. Betang Asi tidak ada pelayanan kepada anggota, kebetulan dibuka pintunya untuk kegiatan pendidikan dasar kepada anggota baru atau rapat-rapat manajemen dan pengurus. Tetapi yang mengejutkan GM dan Deputy manajer kami bahwa, Ibu Dra. Jamilah Yakub Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Prov. Kalteng yang datang menyampaikan surat pemberitahuan tersebut.

Namun kecemasan dan keraguan tersebut terbukti Bapak Menteri beserta rombongan tiba dan berada ditengah-tengah kita mari kita tepuk tangan untuk kedatangan Bapak Menteri kita.

Bapak Menteri dan hadirin sekalian yang saya hormati,

KOPDIT Credit Union Betang Asi sebagai CU primer anggota PUSKOPDIT BKCU Kalimantan berdiri 26 Maret 2003 yang pada pada awalnya beranggotakan 32 orang dengan aset Rp. 480.000,- perkembangannya sampai per 31 September 2010 jumlah anggota 17.917 orang dengan total aset Rp. 221.896.236.915,- Nilai tersebut merupakan laporan konsolidasi terdiri dari Kantor Pusat, 6 (enam) Kantor Tempat Pelayanan, (7) Kantor Tempat Pelayanan Kas yang tersebar di Kota Palangka Raya dan 4 (empat) Kabupaten ( Gunung Mas, Katingan, Pulang Pisau dan Kapuas). Memang nilai aset demikian kalau didengar sepintas cukup besar, dapat dikatakan wah…. tetapi jangan lupa bahwa semuanya itu dimiliki oleh 17.917 orang artinya, aset per orang rata-rata Rp. 12.384.675,83,-

Mungkin ada yang bertanya mengapa sampai tercipta demikian ? KOPDIT CU. Betang Asi menjalankan beberapa hal yang sekaligus menjadi suatu ciri khusus dan keunikan KOPDIT CU Primer anggota PUSKOPDIT BKCU Kalimantan tetap eksis dan berkembang antara lain:

1. Konsep Dasar Pengembangan Produk. Bersifat fundamental sebagai dasar pengembangan produk KOPDIT Credit Union pada filosofi kehidupan petani (A.R Mecer, 1998). Dalam kehidupan dan kesederhanaannya petani, dapat dipetik 3 (tiga) kegiatan utama dari pekerjaan rutinitas dan karyanya setiap hari: makan-minum, menanam dan memelihara hubungan sosial di lingkungan dimana ia berdomisili.
a. Kegiatan makan-minum memberi makna, bahwa petani harus menyisihkan hasil untuk memenuhi kebutuhan setiap hari atau jangka waktu tertentu. Filosofi ini menginspirasikan bahwa KOPDIT Credit Union membuat instrumen finansial berupa produk simpanan harian dan simpanan berjanka yang dapat dimanfaatkan oleh anggota untuk memobilisasikan uangnya sementara selang secara harian atau jangka waktu tertentu tidak digunakan, tetapi dapat dihitung nilai balas jasa simpanannya.
b. Kegiatan menanam berarti memberi makna, bahwa petani juga memikirkan kehidupannya dimasa yang akan datang, bahwa petani harus menyisihkan hasil panennya yang terbaik untuk dijadikan bibit guna ditanam kembali. Filosofi ini menginspirasikan bahwa KOPDIT Credit Union membuat instrumen finansial berupa produk simpanan dalam jangka waktu tak terhingga, yaitu: simpanan saham (Simpanan Pokok, Simpanan Wajib) dan simpanan setara saham (simpanan unggulan) di KOPDIT CU Betang Asi menggunakan istilah lokal “duit turus”.
c. Kegiatan dan keterlibatan kehidupan petani tetap memlihara hubungan sosial. Dalam hal ini dapat memberi makna:

  1. Tolong menolong, rasa hubungan sosial tetap dijaga dan terpelihara karena dalam kondisi kehidupan tertentu ada anggota masyarakat yang memiliki kelebihan dan berkekurangan secara materi. Anggota masyarakat yang berkelebihan dapat membantu yang berkekurangan minimum memberi pinjaman secara ekonomi. Dengan prinsip tolong menolong ini terinpirasikan secara ekonomi produk pinjaman.
  2. Mengunjungi kegiatan sosial, ritual, adat istiadat, bahwa petani juga memikirkan kehidupannya sehari-hari memelihara hubungan baik dengan sesama dengan menyisihkan sebagian pendapatannya untuk kegiatan-kegiatan ritual tersebut. Filosofi ini menginspirasikan bahwa Credit Union membuat instrumen finansial berupa produk
    sosial bersifat solidaritas kepada anggota seperti: solidaritas kesehatan, uang duka, dan lain-lain produk sosial sesuai dengan kebutuhan KOPDIT Credit Union Primer masing-masing.
2. Membangun karakter(Character Building) berpegang pada tiga pilar Credit Union, yaitu melaksanakan pendidikan dan pelatihan terus menerus menurut jenjangnya kepada pengurus, manajemen dan anggota; swadaya dan solidaritas dari anggota telah diekpresikan dalam seluruh produk yang dikembangkan dengan filosofi petani. Implementasi dan ekpresi terhadap pendidikan, swadaya dan solidaritas berproses dalam diri anggota tersentuh dan sadar melalui pengenalan dan penghayatan terhadap nilai nilai dan prinsip KOPDIT Credit Union.
3. Penguatan Kapasitas KOPDIT CU Betang Asi.

Penguatan kapasitas melalui: a) Aktivitas berbasis masyarakat (base community), karena sebagai anggota berasal dari lintas profesi; b) Tata kelola, merumuskan dan menyepakati berbagai aturan organisasi, SOP, Pola Kebijakan, Perencanaas Strategis dan Perencanaan Bisnis. Kesepakatan tersebut final melalui rapat anggota tahunan; c) Konsisten menerapkan garis demarkasi manajemen pemisahan otoritas manajemen antara pengurus dan manajemen/staf; d) Melaksanakan pendidikan/pelatihan kepada pengurus, pengawas minimum memiliki sertifikat Credit Union Director’s Competency Course (CUDCC) dari PUSKOPDIT BKCU Kalimantan, untuk manajemen/staf minimum memiliki sertifikat Credit Union CEO’s Competency Course (CUCCC) dan kursus teknis lainya dari PUSKOPDIT BKCU Kalimantan dan untuk anggota minimum mendapat pendidikan motivasi dan pendidikan dasar Credit Union; e) Menggunakan alat pengendalian keuangan konsisten dengan pedoman struktur keuangan efektif agar terjaga kondisi ideal keuangan dengan tingkat likuiditas 10-20% dari total aset; uang beredar/pinjaman kepada anggota 70% -80% dari total aset, kredit lalai ? 5% dari total aset, sarana dan prasarana ? 5% dari total aset, saham 10%-20% dari total aset, non saham 70%-80%, modal lembaga ?10%); f) Penyelesaian kredit lalai dengan mengutamakan pendekatan persuasif konstruktif; g) Penerapan Teknologi Komunikasi Informasi pada saat ini sedang berjalan kami menerapkan sistem komputerisasi koperasi kredit yang dirancang oleh INKOPDIT Jakarta. Tetapi tahun 2011, akan menggunakan desain teknologi komunikasi informasi yang baru menyesuaikan dengan dinamika kebutuhan organisasi hasil kerjasama PUSKOPDIT BKCU Kalimantan dengan Universitas Gunadarma Jakarta; h) Mendapat pembinaan kelembagaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Koperasi UMKM.

4. Peranan PUSKOPDIT BKCU Kalimantan.

PUSKOPDIT BKCU Kalimantan yang berkedudukan di Pontianak merupakan anggota INKOPDIT Jakarta. Sampai saat ini, INKOPDIT beranggotakan 32 PUKOPDIT dengan total asset Rp. 8.037.486.428.878,- sedangkan total asset PUSKOPDIT BKCU Kalimantan Rp. 3.708.791.262.479,- atau memiliki rasio 46,14 % dati total aset INKOPDIT. Artinya, posisi asset INKOPDIT 46,14% berada pada PUSKOPDIT BKCU Kalimantan, bahkan sejak tahun 1982 sampai tahun 2009 dari sisi asset dan jumlah anggota PUSKOPDIT BKCU Kalimantan selalu berada pada posisi nomor urut teratas pada daftar yang dipublikasikan buletin INKOPDIT.

Perkembangan KOPDIT CU Betang Asi, tidak terlepas dari peranan PUSKOPDIT BKCU Kalimantan dan PUSKOPDIT BKCU Kalimantan sampai saat ini beranggotakan kopdit CU primer sebanyak 46 CU yang tersebar di beberapa tempat di nusantara: Kalimantan Barat 21 Kopdit CU primer, Kalmantan Timur 5 Kopdit CU Primer, Kalimantan Tengah 4 Kopdit CU Primer ( Betang Asi Palangka Raya, Sumber Rejeki Ampah, Eka Pambelum Itah Sampit Kotim, Remaung Kecubung Pangkalan Bun = 81.000 orang ), Jakarta dan Jawa 3 Kopdit CU Primer, Batam.

Perlu pula dinformasikan kepada Bapak Menteri, bahwa pada bulan Mei 2011 ada dua momentum penting sebagai agenda PUSKOPDIT BKCU Kalimantan.

Momentum pertama, akan diadakan seminar nasional Kopdit Credit Union sehari sebelum dilaksanakannya Rapat Anggota Tahunan Tahun Buku 2010 dengan pembicara menghadirkan birokrat, praktisi dan akademisi dan harapan besar panitia kiranya berkenan Bapak Menteri sebagai salah satu pembicara kunci (Keynote Speaker) dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 6 Mei 2011 karena tuan rumah pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan Kopdit CU. Bererod Gratia Jakarta.

Momentum kedua, akan dilaksnakan konferensi internasional Credit Union bersamaan dengan kegiatan Gawai Dayak minggu ke 3 bulan Mei 2011 di Pontianak. Sebagai panitia kunci Universitas Gunadarma bekerjasama dengan PUSKOPDIT BKCU Kalimantan dan Pemda Prov. Kalbar. Menghadirkan Eksekutif director ACCU dan federasi CU anggota ACCU, Federasi CU Canada dan Jerman.

Bapak Menteri dan hadirin sekalian yang berbahagia.

Pada kesempatan ini pula saya sampaikan salam hormat dari Bapak A. R Mecer Ketua PUSKOPDIT BKCU Kalimantan ucapan terima kasih atas kunjungan Bapak Menteri beserta rombongan, kepada pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Kepala Dinas Koperasi UMKM Prov. Kalimantan Tengah atas perhatiannya.
Selanjutnya, setelah acara ini kami persilahkan dengan hormat Bapak Menteri beserta rombongan meninjau ruang kantor.
Mungkin karena berbagai keterbatasan sumberdaya yang dimiliki, menyebabkan penyambutan kami kepada bapak dan ibu serta hadirin sekalian, sehingga ada sesuatu hal yang kurang berkenan mohon maaf dan harap maklum. Seperti kata pepatah: ” Tiada Gading yang Tak Retak ”.

Menteri Negara Koperasi dan UKM dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap kinerja Credit Union yang berkembang pesat.  Menteri juga mendorong agar Koperasi simpan pinjam lebih meningkatkan aktifitasnya dan bekerjasama dengan Credit Union  dalam menyalurkan bantuan dari pemerintah khususnya Kredit Usaha Rakyat (KUR).  Diharapkan dengan adanya penyaluran KUR, pertumbuhan ekonomi rakyat, penyerapan tenaga kerja dan tingkat kesejahteraan ekonomi rakyat bisa semakin meningkat.

Menteri Negara Koperasi dan UKM Republik Indonesia merasa yakin dengan Credit Union.  Melihat kinerja Credit Union yang ada sekarang ini menteri meyakini bahwa Credit Union di Kalimantan Tengah akan menjadi Credit Union terbaik dan menjadi salah satu acuan institusi Koperasi Kredit di Indonesia.

SERIKAT PETANI KARET

April 6, 2010 by  
Filed under 3. Serikat Petani Karet (SPK)

Serikat Petani Karet (SPK) adalah bagian dari perjuangan rakyat untuk mendidik para petani sehingga dapat memahami konsep dan terapannya di komunitas mereka. Petani karet saat ini cukup rentan terhadap pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang akhir-akhir ini semakin tidak digubris, terutama dalam hal pencaplokan lahan oleh Perkebunan Besar Swasta (PBS).

Penyadap Karet

Penyadap Karet

Kondisi saat ini tentu tidak dapat didiamkan, berbagai macam cara untuk merubah kondisi ini. Pada tahap awal tentu saja mengalami banyak tantangan, bahkan sampai saat ini. Perubahan pola pikir, sikap dan mental hingga berujung ke aksi (tindakan) membutuhkan proses yang cukup panjang.

Sebagai wadah untuk menyatukan dan membangun pemahaman yang kritis terhadap kondisi petani karet dalam menghadapi tantangan ke depan pembentukan dan pendampingan serikat. Saat ini di Kalimantan Tengah sudah ada 4 Serikat Petani Karet yang berjalan “telanjang kaki” dan tertatih-tatih. Ke depan penguatan terhadap Serikat Petani Karet yang terbentuk ini terus dan tetap di lakukan baik pendampingan secara dekat, maupun jarak jauh.

Adapun Serikat Petani Karet yang terbentuk sebagai berikut:

  1. Serikat Petani Karet Manggatang Tarung, berpusat di desa Tumbang Malahoi kecamatan Rungan kabupatan Gunung Mas. Serikat ini terbentuk pada tanggal 27 Juli 2006. hingga saat ini anggota yang menggabungkan diri sekitar 1.500 anggota*). Lembaga yang sudah berbadan hukum dengan nomor: 20 tahun 2006 ini, masih melakukan konsolidasi internal di lembaganya.
  2. Serikat Petani Karet Kahayan Basewut, berpusat di desa Petuk Liti kecamatan Kahayan Tengah kabupaten Pulang Pisau. Serikat ini terbentuk pada tanggal 5 September 2006 hingga saat ini anggota yang menggabungkan diri sekitar 300 anggota*) kondisi saat ini SPKKB, masih melakukan konsolidasi internal di lembaganya.
  3. Serikat Petani Karet Dayak Hapakat, berpusat di desa Parit kecamatan Cempaga kabupaten Kotawaringin Timur. Serikat ini terbentuk pada tanggal 25 April 2007. Hingga saat ini anggota yang menggabungkan diri sekitar 100 anggota*) kondisi saat ini SPKDH, masih melakukan konsolidasi internal di lembaganya.
  4. Serikat Petani Karet Penyang Hapakat, berpusat di desa Sepang Kota, kecamatan Sepang kabupaten Gunung Mas. Serikat ini terbentuk pada tanggal 25 April 2008, hingga saat ini anggota yang menggabungkan diri tercatat 160 anggota. Kondisi saat ini SPKPH cukup banyak melakukan aktivitas dalam membangun lembaga ini. beberapa diantaranya adalah audensi dengan pihak pemerintah propinsi Kalteng (Wagub Kalteng), pemerintah kabupaten Gunung Mas (bupati Gumas), diskusi-diskusi dan pelatihan di internal lembaga SPK. Lembaga ini sudah berbadan hukum bernomor 109 tahun 2009.

Saat ini serikat petani karet sudah mempunyai website, dapat dikunjungi di:

http://serikatpetanikaret.blogspot.com/

Maju terus dan berjuang untuk masa depan petani karet di Kalimantan Tengah, Isen Mulang

*) jumlah anggota terbaru masih dalam tahap konfirmasi.

LEMBAGA DAYAK PANARUNG (LDP)

March 25, 2010 by  
Filed under 1. Lembaga Dayak Panarung (LDP)

LDP 2

Facebook :LEMBAGA DAYAK PANARUNG (LDP)

SEJARAH LEMBAGA DAYAK PANARUNG

Cikal bakal Lembaga Dayak Panarung telah ada sejak tahun 1999, diawali dengan kegiatan diskusi-diskusi kritis tentang Masyarakat Dayak, leingkungan hidup dan kondisi lokal dari anak-anak muda Dayak yang terpanggil untuk berserikat.  Beberapa anak muda yang masih setia berkumpul kemudian bersepakat dan merumuskan sebuah cita-cita baru untuk terus eksis melakukan pemberdayaan masyarakat, sehingga pada tanggal 17 Pebruari 2001 di Palangka Raya, dengan akta Notaris No. 8 tanggal 19 Maret 2001 dari kantor Notaris ELLY NATHALINA, SH. lahirlah sebuah lembaga independent dengan nama Yayasan Dayak Panarung yang disingkat YDP.

Kemudian melalui Strategic Planning (SP) yang dilaksanakan pada tanggal 15 – 17 Pebruari 2003 berganti menjadi Perkumpulan dengan nama Lembaga Dayak Panarung (LDP) berdasarkan Akta Notaris No. 5 tanggal 17 Pebruari 2003, dari kantor Notaris NURUL YAYUK ANDAYANI, SH.

Panarung berarti orang yang berjuang karena Lembaga Dayak Panarung (LDP) memandang kehidupan adalah suatu perjuangan untuk memanusiawikan kehidupan agar menjadi manusia yang mandiri secara ekonomi bermartabat secara budaya dan berdaulat secara politik.

VISI, MISI, dan MOTO

  1. Visi “Masyarakat adat Dayak Kalimantan Tengah mandiri secara ekonomi, berdailat secara politik, bermartabat secara budaya berdasarkan semangat Handep Hapakat Manjujung Tarung”
  2. Misi “Lembaga Dayak Panarung melakukan pemberdayaan masyarakat dan perempuan adat, penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan kapasitas kelembagaan dan aktivis yang militan”
  3. Moto ” Mamut Menteng Harati Manang” artinya Gagah Berani Cerdas Menang.

PROGRAM DAN KEGIATAN

  1. Penguatan Ekonomi Kerakyatan : (a)  Memfasilitasi pendirian, penguatan da pengembangan CU Betang Asi, CU Eka Pambelum Itah, dan Koperasi Persekutuan Dayak (KPD) bekerja sama dengan SegeraK Pancur Kasih dan elemen gereja baik Katolik maupun Protestan. (b) Memberikan pelatihan-pelatihan alternatif untuk masyarakat lokal di beberapa wilayah di Kalimantan Tengah dalam upaya menguatan Gerakan Ekonomi Kerakyatan.
  2. Penguatan Perempuan Adat Dayak melalui fasilitasi Pendidikan Alternatif berperspektif Keadilan Gender dalam bentuk pelatihan, diskusi kritis, lokakarya, seminar, dan Focus Group Discussion (FGD).
  3. Penguatan Masyarakat Adat dan Organisasi Rakyat bekerjasama dengan CU Betang Asi, CU Eka Pambelum Itah, CU Sumber Rejeki dan KPD Kalteng dalam bentuk fasilitasi dan memberikan pendidikan bagi petani karet sehingga dapat mengorganisir diri melalui pendirian beberapa Serikat Pentani Karet (SPK) di Wilayah Kalimantan Tengah.

BADAN EKSEKUTIF

1. Direktur : Ambu Naptamis, SH., MH.
2. Keuangan : Marchony N., SE.
3. Koordinator Program Penguatan Ekonomi Kerakyatan : Sepmiwawalma, SH.
4. Koordinator Program Penguatan Perempuan Adat Dayak : Mastuati, SH.
5. Koordinator Program Penguatan Masyarakat Adat dan Organisasi Rakyat : Rokhmond Onasis, SP.

SERIKAT PETANI KARET (SPK)

January 27, 2010 by  
Filed under 3. Serikat Petani Karet (SPK)

SPK

KOPERASI PERSEKUTUAN DAYAK (KPD)

January 27, 2010 by  
Filed under 2. Koperasi Persekutuan Dayak (KPD)

KPD KALTENG

PENASEHAT CU BETANG ASI

December 28, 2009 by  
Filed under Profil Mitra Kerja

Telab-02 NEW Yepta

CU Brands 2

Telab-02 NEW Yepta

T.T. Suling Bambang Mantikei Mikhael Olie
T.T. SULING
BAMBANG MANTIKEI
MIKHAEL OLIE
Penasehat Penasehat Penasehat

DEWAN PENGURUS CU BETANG ASI

December 17, 2009 by  
Filed under Profil Mitra Kerja

Telab-02 NEW Yepta DR. Amu Lanu A. Lingu, M.Si. (Ketua Dewan Pengurus) Telab-02 NEW Yepta
Dr. Amu Lanu A. Lingu, SE., M.Si.
Ketua Dewan Pengurs
Gregorius Doni Senun, S.Pd. (Wakil Ketua I Dewan Pengurus) Tunjung Amel, S.Pd. (Wakil Ketua II Dewan Pengurus) Ambu Naptamis, SH. MH. (Sekretaris Dewan Pengurus) Karna Sophia Simbolon (Bendahara Dewan Pengurus)
Gregorius D. Senun, S.Pd. Tunjung Amel, S.Pd. Ambu Naptamis, SH., MH. Karna Sophia S.
Wakil Ketua I Wakil Ketua II Sekretaris Bendahara
Athis, S.Sos. (Anggota Dewan Pengurus) Pitur L. Sanen, S.Pd. (Anggota Dewan Pengurus) Sri Alita (Anggota Dewan Pengurus) Murni N. Ambu (Anggota Dewan Pengurus)
Athis, S.Sos. Pitur L. Sanen, S.Pd. Sri Alita Murni N. Ambu
Anggota Anggota Anggota Anggota

PERSONIL MANAJEMEN CU BETANG ASI

December 17, 2009 by  
Filed under Profil Mitra Kerja

Ethos CU Brands 2 Leani
Ethos H. Lidin, SE. Tempat Pelayanan Leani, ST.
General Manager Kantor Pusat Deputy General Manager
Bagian Keuangan Bagian Pendidikan Bagian Kredit Divisi Logistik & Adum Divisi Perlindungan & HRM
Yahya Wulan Cangking Esti Litra
Yahya Sri Wulan Yohanes Changking Estie Vetra Kasih Litra
Kepala Bagian Kepala Bagian Kepala Bagian Kepala Divisi Kepala Divisi
Junaidi Yepta 1 Ensy Fery
Junaedi Yepta Diharja Ensy Veronika Jhonson Feri
Staf Staf Staf Staf Draiver
Lelie Novy Tomi Sinatupang
Wardalely Novy Herawaty Thomas Fajar Sinatupang
Staf Staf Staf Staf Security
Yeyen Maniz Erwin Boy Ijul
Yeyen Susanti David Erwin F. Mahin Julianto
Staf Staf Staf Staf Security
Ernesto
Jantang Ernesto Kardinal Martono
Staf Staf Office Boy
Lono
Ernaliska Lono Remi
Staf Staf Office Boy
Staf Tempat Pelayanan Khusus (TPK) Tumbang Sangai
Neneng
Neneng Triono Mardoni
Staf Staf
Staf Tempat Pelayanan Khusus (TPK) Pujon
Anjung
Arpiano Udasco Efri Panjung
Staf Staf